PURWAKARTA, PERHUTANI (08/06/2026) | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan berbagai pemangku kepentingan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bagian dari Program Kali Bersih (Prokasih). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 20, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Campaka, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sadang, Jumat (5/6).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Administratur KPH Purwakarta, Camat Campaka, Koramil Campaka, Polsek Campaka, Dansektor 7 Satgas Citarum, Kepala Desa Benteng, Kepala Desa Campakasari, jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Ketua Mapala Wikara, Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) DPD Purwakarta, Ketua Pendaki Purwakarta, perwakilan perusahaan di sekitar Kecamatan Campaka, Aktivis Lingkungan Zona Remaja, serta masyarakat sekitar yang turut menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah, S.E., M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Kali Bersih (Prokasih) bukan sekadar agenda seremonial tahunan ataupun kegiatan bersih-bersih sesaat, melainkan gerakan moral dan bentuk tanggung jawab bersama terhadap kelestarian lingkungan.
“Dinas Lingkungan Hidup tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah menyiapkan regulasi dan fasilitas, tetapi benteng utama kelestarian sungai berada pada perilaku masyarakat sehari-hari. Saya mengimbau mari jadikan momentum Prokasih ini sebagai titik balik untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai. Menjaga sungai tetap bersih merupakan investasi kesehatan dan keselamatan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Administratur KPH Purwakarta, Mulyana Kurniawan, S.Hut., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari, kegiatan ini menegaskan pentingnya menjaga kawasan sempadan sungai sebagai bagian dari ekosistem hutan yang memiliki fungsi lindung penting, antara lain mencegah erosi, mengatur tata air, serta menjadi habitat berbagai jenis keanekaragaman hayati,” jelasnya.
Perwakilan masyarakat yang juga Kepala Desa Campakasari, Aji Darmaji, mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami merasa bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Banyak warga yang mulai menyadari bahwa menjaga hutan dan lingkungan dari sampah, terutama sampah plastik, bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan melibatkan lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia secara simbolis, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keberlanjutan sumber daya hutan untuk generasi mendatang.
(Kom-PHT/PWK/FYK)
Editor: MS
Copyright © 2026