Perhutani KPH Cianjur Sosialisasikan Mitigasi Karhutla kepada Masyarakat Desa Hutan

Lingkungan Tanggal: 2026 - 07 - 24 131 views Penulis: Nayla
Perhutani KPH Cianjur Sosialisasikan Mitigasi Karhutla kepada Masyarakat Desa Hutan
CIANJUR, PERHUTANI (24/07/2026) | Perum Perhutani mengantisipasi potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memasuki musim kemarau, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur menggelar kegiatan sosialisasi dan pemantapan mitigasi bencana Karhutla. Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan seluruh instansi dan masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan di wilayah Kabupaten Cianjur, pada Selasa (21/07/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur Perhutani KPH Cianjur Herdy Indriawan beserta jajaran, perwakilan instansi terkait, serta tokoh dan Masyarakat Desa Hutan (MDH) di wilayah Kabupaten Cianjur.

Administratur Perhutani KPH Cianjur, Herdy Indriawan, menyampaikan bahwa perlindungan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pihak.

“Karhutla adalah ancaman serius bagi ekosistem dan kehidupan warga. Melalui sosialisasi komprehensif ini, kami menerapkan delapan langkah strategis demi meminimalkan risiko bencana sejak dini,” ujarnya.

Herdy Indriawan menambahkan bahwa keberhasilan mitigasi Karhutla sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri. Sinergi antara petugas Perhutani, instansi vertikal seperti BPBD, serta partisipasi aktif Masyarakat Desa Hutan adalah kunci utama keberhasilan mitigasi ini. Kami juga mengimbau warga segera melapor jika melihat indikasi asap atau aktivitas mencurigakan di dalam kawasan hutan.” tambahnya.

Sementara itu, Dadan, salah satu tokoh Masyarakat Desa Hutan (MDH) yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik langkah Perhutani dalam memperkuat upaya mitigasi Karhutla.

“Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami yang tinggal dekat perbatasan hutan. Sekarang kami jadi lebih paham tindakan apa yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat, dan kami berkomitmen penuh untuk menjaga lingkungan sekitar agar tidak terjadi pembakaran lahan yang bisa merugikan kampung kami sendiri.” ucapnya. (Kom-PHT/Cjr/HN)